Bobby Nasution: Tidak Razia Truk Plat BL, Kita hanya Sosialisasikan Peraturan yang akan Diterapkan

Tak Berkategori43 Dilihat

MEDAN – Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan bahwa tidak melakukan razia terhadap truk plat BL saat meninjau jalan provinsi di Kabupaten Langkat ruas Simpang Tiga – Namo Unggas – Tangkahan yang amblas, Sabtu (27/9/2025) kemarin.

Hal itu ditegaskan Bobby Nasution usai menghadiri Rapat Paripurna DPRD Sumut, Senin (29/9/2025) siang, menanggapi video dan berita viral yang menyebutkan dirinya melakukan razia kendaraan/truk perusahaan plat BL, ketika meninjau jalan provinsi di Kabupaten Langkat ruas Simpang Tiga – Namo Unggas – Tangkahan yang amblas.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Ajak Pengajian Al Hidayah  Dukung Pembangunan Yang Dilakukan Pemko Medan

“Bukan razia, peraturannya saja akan diterapkan Januari 2026 nanti. Kita hanya sosialisasi dan masih dikaji oleh Bapenda,” kata Bobby Nasution.

Dia juga memaparkan persoalan itu saat memberikan sambutan di Rapat Paripurna DPRD Sumut, agar masyarakat mengetahui kebenaran informasi tersebut.

Dia juga menyampaikan bahwa penerapan plat kendaraan usaha milik perusahaan harus ber-plat sesuai domisili dan tepat beroperasi sudah dilakukan Provinsi Riau, Jawa Barat, Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

“Aturan ini sudah banyak dilakukan seperti daerah tetangga kita paling dekat yakni Riau. Jawa Barat, Kalimantan Tengah dan Barat juga. Jadi kenapa kita heboh, dan ini bukan karena plat BL dan kebetulan yang lewat kemarin plat BL,” jelasnya.

BACA JUGA :  Bobby Nasution Minta OJK Perkuat Sinergi Terkait Program Tiga Juta Rumah di Sumut

Oleh karena itu, aturan plat kendaraan usaha milik perusahaan sesuai dengan domisili serta wilayah operasional yang akan diberlakukan tahun 2026 nanti, Bobby Nasution meminta Bupati maupun Wali Kota untuk mendata perusahaan -perusahaan yang domisilinya di Sumut tapi memiliki kendaraan usaha atau operasional bukan Plat BK dan BB.

“Setelah itu kita sosialisasikan peraturan tersebut untuk menggantikan platnya. Kenapa? Karena pajak kendaraannya nanti tidak masuk ke kita (Sumut,red),” ujarnya.

BACA JUGA :  Bobby Nasution: Perubahan RPJMD untuk Capai Target Kerja

Bobby Nasution juga tidak mempermasalahkan jika kendaraan usaha diluar BK atau BB hanya sekadar melintas, tetapi perusahaannya tidak berdomisili di Sumut.

Begitu juga dengan kendaraan roda empat serta roda dua yang digunakan untuk sekadar kepentingan pribadi bukan komersial.

“Kalau sekadar razia, ngapain jauh-jauh ke Langkat. Di Medan saja banyak plat BL kok dan tidak ada diberhentikan,” tukas Bobby Nasution.(bj)