Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut, PLN Datangkan Empat Tower Emergency dan Personel Lintas Wilayah

Bisnis30 Dilihat

MEDAN – PT PLN (Persero) terus mengintensifkan upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan infrastruktur transmisi akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Kamis (4/6). Hingga saat ini tercatat 9 tower transmisi roboh dan 3 tower mengalami kerusakan, sehingga memerlukan penanganan intensif untuk mempercepat pemulihan sistem.

Untuk mempercepat proses pemulihan, PLN mengerahkan empat set Tower Emergency (TE) yang akan dipasang pada jalur transmisi terdampak. Peralatan tersebut berasal dari berbagai unit PLN, yakni satu set dari Aceh, satu set dari Sumatera Selatan, serta dua set dari Jakarta.

Khusus dua set TE dari Jakarta, pengirimannya dilakukan menggunakan pesawat Hercules yang tiba di Sumatera Utara hari ini guna mempercepat mobilisasi peralatan dan mendukung percepatan pekerjaan di lapangan.

BACA JUGA :  PLN UP3 Padangsidimpuan bersama Pemko Padangsidimpuan Pastikan Listrik Andal saat Idulfitri 1446 H

Senior Manager Keuangan Komunikasi dan Umum PLN Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera , Yenti Elfina mengatakan PLN saat ini mengerahkan personel dan sumber daya terbaik dari berbagai wilayah untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi.

“Kami bergerak cepat dengan mengerahkan personel lintas unit dan seluruh sumber daya yang dibutuhkan. Hari ini pesawat Hercules yang membawa dua set Tower Emergency dari Jakarta tiba di Sumatera Utara. Dukungan peralatan ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan tower darurat dan pemulihan sistem transmisi yang terdampak,” ujar Yenti.

Saat ini fokus utama PLN adalah mendirikan Tower Emergency pada jalur SUTET 275 kV sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Ratusan personel terus bersiaga dan bekerja di lapangan guna memastikan proses mobilisasi material, konstruksi, dan pengamanan lokasi berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja.

BACA JUGA :  Jelang Nataru, Sejumlah Kebutuhan Pangan Bakal Naik Dan Turun

Yenti menambahkan, berdasarkan perencanaan teknis saat ini, pendirian Tower Emergency ditargetkan selesai pada 14 Juni 2026 apabila kondisi cuaca dan akses pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana.

PLN memastikan seluruh personel di lapangan tetap siaga 24 jam serta terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di Sumatera Utara.

“Seluruh personel bekerja secara maksimal selama 24 jam dengan mengedepankan keselamatan dan kualitas pekerjaan. Kami optimistis pendirian Tower Emergency dapat diselesaikan sesuai target sehingga proses normalisasi sistem kelistrikan dapat berjalan lebih cepat dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat segera pulih sepenuhnya,” tambah Yenti.

BACA JUGA :  KKP Gelar Pengawasan, Kehigienisan Ikan di Pasar Telah Penuhi Persyaratan

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama proses pemulihan sistem kelistrikan.

“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Saat ini manajemen beban masih dilakukan secara terukur di beberapa wilayah untuk menjaga keandalan sistem. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, Pemerintah Daerah, serta TNI/Polri dalam percepatan pemulihan ini,” tutup Yenti.

PLN mengimbau pelanggan untuk memantau perkembangan terkini proses pemulihan sistem kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile dan kanal komunikasi resmi PLN guna memperoleh informasi terbaru secara berkala. (Red)