Aulia Rachman Dinobatkan Tokoh Masyarakat Peduli Pendidikan dan Perkembangan YPSA

Edukasi60 Dilihat

MEDAN – Wakil Wali Kota Medan H Aulia Rachman dinobatkan sebagai Tokoh Masyarakat Peduli Pendidikan dan Perkembangan Yayasan Pendidikan Shafiyyatul Amaliyyah (YPSA).

Sertipikat piagam penghargaan itu diberikan Pembina YPSA Drs H Sofyan Raz AK MM kepada Aulia Rachman dalam acara Peringatan HUT XXVI YPSA di Sadafa Room Raz Hotel and Convention Jalan Dr Mansyur Medan, Rabu (20/12/2023).

Atas penghargaan yang diberikan tersebut, Aulia Rachman mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran YPSA. Ditambah lagi, ungkapnya, sejak 26 tahun berdiri, YPSA telah berperan serta dalam membangun masa depan generasi muda.

BACA JUGA :  Peduli Pendidikan, Wardah Inspiring Teacher 2023

“Selama ini YPSA telah menjadi pilar penting dalam membentuk karakter dan menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter dan berdaya saing tinggi. Di samping itu dalam mendidik, YPSA juga menekankan pendidikan adab bagi para siswanya,” kata Aulia.

Dikatakan Aulia, pendidikan adab sangat penting karena saat ini telah terjadi krisis moral. “Yang muda tidak menghormati yang lebih tua, sebaliknya yang tua tidak mempedulikan anak muda. Untuk itu pendidikan adab sangat penting dilakukan,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Wisuda 471 Lulusan, USM Indonesia Siap Berdaya Saing Global di 2038

Selanjutnya guna mewujudkan Indonesia Emas 2045, Aulia mengajak semua untuk bersama-sama membangun kebersamaan, kolaborasi dan dedikasi yang tinggi untuk memajukan dunia pendidikan yang berkualitas.

“Pemko Medan selalu menerima masukan guna meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan, sebab pendidikan merupakan investasi jangka panjang guna membangun SDM tangguh dan handal di Kota Medan,” pungkasnya.

BACA JUGA :  Mendagri Tunjuk Aulia Rachman sebagai Plt Walikota Medan

Selain Aulia Rachman, ada empat tokoh masyarakat lain yang mendapatkan penghargaan dari YPSA tersebut yakni Kadis Pendidikan Sumut Drs H Asren Nasution MA, Kapolsek Medan Sunggal Kompol Chandra Yuda Pranata, Guru Besar UINSU Prof Dr Zainal Arifin LC MA serta Konsulat Jenderal Singapura di Medan.