Kejaksaan Agung Periksa 7 Orang Saksi Terkait Perkara Minyak Mentah PT Pertamina

Hukum, Nasional57 Dilihat

JAKARTA – Rabu 7 Mei 2025, Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 7 (tujuh) orang saksi, terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023, berinisial:

BACA JUGA :  Curhat Direktur SSE : 2 Tahun Tagih Hak ke Inalum Hingga Surati Presiden Prabowo

EG selaku General Manager Perma Global Energi.

HW dari SVP ISC periode 2018 s.d. 2020.

AAHP selaku VP Planning & Trading Development PT Pertamina Patra Niaga.

AR selaku Key Account PT Pertamina (Persero) periode 2019 s.d. 2021.

BN selaku Asment Ship Chatering PT Pertamina International Shipping.

MR selaku VP Sales and Marketing PT Pertamina International Shipping.

BACA JUGA :  Kejaksaan Agung Peringati Hari Anti Korupsi Sedunia 2025 Mengusung Tema "Berantas Korupsi Untuk Kemakmuran Rakyat"

JFB selaku Bank Mandiri (PIC Pengelola Kredit Corporate Banking untuk Debitur PT Orbit Terminal Merak tahun 2023).

Adapun tujuh orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018 s.d. 2023 atas nama Tersangka YF dkk.

BACA JUGA :  JAM-Pidum Terapkan RJ untuk Perkara KDRT di Kabupaten Sanggau

Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud.(bc)