Kejaksaan Agung Periksa 8 Saksi Lagi Terkait Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

Hukum118 Dilihat

JAKARTA – Kejaksaan Agung melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAMPIDSUS) memeriksa 8 saksi lagi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usaha, Selasa 16 September 2025.

BACA JUGA :  Wakapolrestabes Medan Hadiri Pendistribusian Zakat pada Duafa

Kedelapan saksi tersebut, masing-masing berinisial: LS selaku Kepala/Wakil Divisi ARK PT BRI, Tbk tahun 2012; LH selaku Group Head ARK Bank BRI; SL selaku Kepala Divisi ARK Bank BRI; KH selaku Head Compliance Division Direktorat Kepatuhan Bank BRI.

Selanjutnya, MFM selaku Junior Analis ARK Bank BRI; NY selaku Sekretaris Direktur Utama periode 2019 s.d. 2020; RTPS selaku Project Manager Divisi PGV (Manajer Sindikasi tahun 2012); dan JFT selaku Kepala Cabang Bank BNI Jakarta Pusat (Manajer Sindikasi tahun 2012 s.d. 2014/Lead Arranger).

BACA JUGA :  Kejaksaan Agung Periksa 13 Saksi Lagi Terkait Perkara Pemberian Kredit PT Sritex

“Adapun delapan orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam pemberian kredit PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, PT Bank DKI dan Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah kepada PT Sri Rejeki Isman, Tbk (PT Sritex) dan entitas anak usahaatas nama Tersangka ISL dkk,” ungkap Jampidsus Febrie.

BACA JUGA :  Sidang Gugatan Ahli Waris di PTUN, Dr Djonggi : Tidak Ada Nama Rospita Dalam PANGAKKUAN!

Lanjutnya, pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud.(bc)