JAKARTA-Mayoritas publik Indonesia menolak pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel. Sikap tersebut terungkap dalam survei terbaru Media Survei Nasional (Median) terhadap pengguna media sosial pada 8–13 September 2025.
Peneliti Senior Median Rico Marbun menyampaikan bahwa 72,5 persen responden menyatakan Indonesia tidak akan pernah membuka hubungan diplomatik atau mengakui Israel.
“Sikap publik ini menunjukkan konsistensi posisi masyarakat Indonesia yang masih sangat kuat dalam mendukung Palestina dan menolak segala bentuk normalisasi dengan Israel,” ujarnya di Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Survei juga menemukan 12,2 persen responden menilai Indonesia mungkin bisa membuka hubungan diplomatik dengan Israel dengan syarat tertentu.
Sementara itu, 15,3 persen responden memilih tidak tahu atau tidak menjawab.
Rico menambahkan, penolakan publik terhadap Israel juga tercermin dalam praktik keseharian.
“Bukan hanya di level sikap politik, tetapi juga dalam praktik konsumsi sehari-hari, publik Indonesia cenderung mendukung boikot produk Israel,” jelasnya sebagaimana dikutip Rakyat Merdeka.
Menurut Rico, hasil survei ini menegaskan konsistensi sikap masyarakat Indonesia hingga kini.
“Narasi pembukaan hubungan diplomatik dengan Israel belum menemukan penerimaan di tengah masyarakat,” tegasnya.






