Demo di Surabaya Ricuh, Polisi Dilempari Botol

Nasional211 Dilihat

SURABAYA – Aksi demo ribuan mahasiswa, buruh dan elemen masyarakat sipil di depan DPRD Jawa Timur, Jumat (23/8) sempat ricuh. Massa melempari aparat yang berjaga dengan botol air mineral dan potongan kayu. Mereka juga menarik pagar kawat berduri.

“Kami sudah tiga jam lebih di sini tapi pimpinan DPRD tak ada yang menemui kami,” kata orator dari mobil komando.

BACA JUGA :  Potensi Devisa Rp1,4 Triliun, Plt. Wakil Jaksa Agung dan Wamenko Polkam Luncurkan Proyek Pemanfaatan Stockpile Bauksit di Bintan

“Masuk! Masuk! Masuk,” teriak mereka.

Massa kemudian melempari petugas. Mereka juga menarik mundur kawat berduri yang terpasang dan menginjaknya.

Tak lama, seorang anggota Komisi A DPRD Surabaya Freddy Poernomo menemui massa aksi, dengan kawalan sejumlah polisi bertameng.

“Saya mewakili Pak Kusnadi yang sakit dan sedang kemoterapi,” kata Freddy.

Namun mahasiswa menolaknya. Mereka meminta Kusnadi lah yang menenui dan berbicara dengan massa.

BACA JUGA :  Bikin UMKM Sekarat, Pemerintah Akan Matikan Aplikasi Temu

“Kalau bukan Ketua DPRD kami tolak! Tolak! Tolak! Tolak!,” ucap orator.

Hingga berita ini ditayangkan massa masih memaksa Ketua DPRD Jatim Kusnadi menemui massa aksi. Sementara kawat berduri yang sempat ditarik mundur dikembalikan seperti semula. (cnni/bj)