Diduga Tagih Fee Proyek 2025, SY Kena OTT KPK

BINJAI – Media sosial dihebohkan dengan beredarnya informasi mengenai dugaan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap seorang pria berinisial SY di salah satu kafe di Kota Binjai, Kamis (2/7/2026) siang.

Informasi tersebut pertama kali ramai setelah diunggah akun Facebook Rusdi Muhammad. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut SY diduga merupakan orang suruhan Bupati Langkat dan diduga terjaring OTT saat menagih fee proyek tahun 2025 senilai lebih dari Rp1 miliar.

BACA JUGA :  Hingga November 2024, Lebih dari 2 Juta Penerima Manfaat Rumah Zakat Terbantu

“Menagih utang fee proyek tahun 2025 berujung OTT oleh KPK. Diduga suruhan orang nomor satu, SY terjaring OTT di Binjai,” demikian isi unggahan akun tersebut.

Untuk menelusuri informasi itu, awak media menghubungi pemilik akun Facebook Rusdi Muhammad yang diketahui bernama Bambang. Ia mengaku memperoleh informasi mengenai dugaan penangkapan tersebut dari sumber yang diterimanya.

BACA JUGA :  Seumur Hidup Belum Pernah ke Medan, Rosdiani Nasution Langsung ke Mekkah Dihadiahi Umroh oleh Bobby Nasution

“Iya, saya mendapat informasi bahwa SY ditangkap KPK di Binjai dan kabarnya dibawa ke Mako Brimob di Medan,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (2/7).

Meski demikian, hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari KPK maupun aparat penegak hukum lainnya yang membenarkan adanya operasi tangkap tangan maupun identitas pihak yang disebutkan dalam unggahan tersebut.

BACA JUGA :  Pasca Pemberitaan, Oknum Anggota DPRD Kabupaten Asahan Disinyalir Merasa Keberatan Kepada Ketua Komite UPTD SMPN 1 Pulau Rakyat

Mistar masih berupaya memperoleh konfirmasi dari KPK, Pemerintah Kabupaten Langkat, serta pihak-pihak terkait guna memastikan kebenaran informasi yang beredar di media sosial tersebut.(*)