Dukung Kapolri, Forum Pemuda Kebangsaan Rekomendasikan 5 Butir Pernyataan Sikap

News159 Dilihat

JAKARTA – Forum Pemuda Kebangsaan (FPK) mengecam keras serangan bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar, Kota Bandung, yang terjadi Rabu (7/12/2022) pagi. FPK pun mendukung penuh Kapolri mengusut tuntas kasus bom yang menewaskan seorang anggota Polri dan melukai 6 lainnya.

“Sebagai wadah berhimpunnya 5 organisasi kepemudaan dari lintas etnis dan agama, Forum Pemuda Kebangsaan (FPK) mendukung Kapolri mengusut kasus ini hingga tuntas. Bom bunuh diri tersebut jelas perbuatan biadab yang tidak dapat dibenarkan oleh ajaran agama manapun,” ucap Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Al-washliyah (HIMMAH) periode 2016 – 2020, Aminullah Siagian, Kamis (8/12/2022).

BACA JUGA :  Ketua TP PKK Pakpak Bharat Hadiri Pelenatikan TP PKK Sumut

Aminullah yang dikenal juga sebagai tokoh muda berjiwa nasionalis-religius ini, menyebut bahwa FPK memandang perlu memberikan dukungan penuh kepada Kapolri dan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Indonesia, mengusut secara tuntas motif pelaku dan dalang intelektual peristiwa teror bom bunuh diri di Polsek Astana Anyar.

Menyikapi hal itu, Presidium FPK yang terdiri dari Aminullah Siagian (Ketua Umum HIMMAH Al-Washliyah 2016-2020), Ahmad Nawawi (Ketua Umum DPP Generasi Muda Mathla’ul Anwar), Muhtadin Sabili (Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia), Masri Ikoni (Ketua Umum Gerakan Pemuda Islam Indonesia), dan Ardy Susanto (Ketua Umum Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia), melalui musyawarah terbatas merekomendasikan lima butir pernyataan sikap, yakni:

BACA JUGA :  20 Tahun Tsunami, Warga Aceh Larut Dalam Doa

1. Mengecam keras terjadinya peristiwa Bom bunuh diri yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, karena atas alasan apapun tindakan tersebut tidak dapat dibenarkan karena bertentangan dengan nilai Agama, Moral Dan Kemanusiaan.

2. Menyampaikan keprihatinan dan dukacita mendalam atas gugurnya 1 orang anggota Polri, korban Luka berat dan Luka ringan 9 orang anggota Polri dan 1 warga sipil.

BACA JUGA :  Sambut Hakordia 2022, Jaksa Kejati Sumut Ajak Anak Bermain dan Tanamkan Nilai Kejujuran serta Perkenalkan Kejaksaa

3. Mendukung langkah cepat, tepat dan tegas Kapolri beserta seluruh jajaran kepolisian mengusut secara tuntas motif pelaku dan dalang intelektual dibalik peristiwa teror bom bunuh diri.

4. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menguatkan semangat kebangsaan dan persatuan.

5. Menghimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia agar meningkatkan kewaspadaan dan melaporkan kepada pihak Kelurahan atau ke pihak berwajib terdekat, apabila menemukan atau melihat keanehan pada seseorang atau satu kelompok, yang mengarah pada tindakan terorisme atau tindakan kriminal lainya. (Rel)