Hasyim Apresiasi Bakti Sosial Panitia Kirab Budaya Khonghucu dan KTM

News63 Dilihat

MEDAN – Panitia Kirab Budaya Khonghucu dan Komunitas Tatung Medan (KTM), akhir pekan kemarin, melaksanakam bakti sosial dengan membagikan 250 paket sembako kepada warga prasejahtera lintas etnis dan agama.

“Imlek memang sudah berlalu, tapi kebajikan tetap mesti dilakukan,”di kata Suhu Salim (Aho), pengelola Kelenteng Thai Seng Bio yang berlokasi di Jln Negara didampingi Ketua Panitia Kirab Hermanto, Ketua KTM Jansen, Sekretaris Elly dan Bendahara Huilie.

“Ini sekaligus ungkapan syukur, karena Kirab Budaya Khonghucu yang lewat berlangsung aman dan lancar, meski diguyur hujan gerimis,” imbuhnya.

BACA JUGA :  Jelang Ramadhan, Koordinator Wartawan DPRD Medan dengan KOPPIAH Gelar Bazaar Sembako

Diketahui, ratusan orang mengikuti Kirab Budaya Khonghucu yang konvoi dari Jalan Negara, Jalan Wahidin, Jalan AR Hakim dan Asia Mega Mas. Mereka konvoi bersama sejumlah suhu yang badannya ditusuk benda tajam (Tatung). Sebelumnya, tubuh para suhu tersebut diyakini dimasuki dewa.

Lebih lanjut, pembagian sembako tersebut, kata Aho merupakan rutinitas. “Sembako ini akan terus kami lakukan karena kelenteng kita ini juga merupakan ladang pengabdian,” katanya.

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kota Medan Hadiri Acara Pengukuhan Guru Besar Tetap USU

Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim SE yang mengikuti kirab sampai selesai mengapresiasi kegiatan itu. “Ini kalau dikemas lebih baik lagi bisa dijadikan sebagai program tahunan Pemko Medan. Dibuat semacam festival yang potensial meningkatkan kunjungan wisata ke sini (Medan),” katanya.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan ini juga memberi apresiasi atas gelaran baksos yang dilakukan pasca Imlek itu. “Mereka berbagi tanpa memandang latar belakang apapun. Pembagian di kelenteng, tapi saya lihat yang terima sembako tidak hanya umat Buddha. Ada juga yang Hindu, Islam dan Kristen serta Nashrani. Demikian juga tidak hanya suku Tionghoa tetapi suku-suku lainnya juga,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Kapolres Labuhanbatu Jenguk Personel Korban Penganiayaan saat Pengamanan di Pulo Padang

Usai penyerahan sembako, Hasyim dinobatkan sebagai Pembina Komunitas Tatung Medan. Penobatan itu ditandai dengan penyerahan baju kaos bertuliskan “KOMUNITAS TATUNG MEDAN.” “Saya berterima kasih atas kehormatan yang diberikan ini,” katanya. (Red)