Jasa Raharja Sumut Survei Jalur Lingkar Ring Road Sebagai Jalur Alternatif, Identifikasi Titik Rawan Laka dan Macet

News744 Dilihat

MEDAN – Dalam rangka menekan angka kecelakaan lalu lintas serta mengantisipasi potensi kemacetan di jalur alternatif, telah dilaksanakan kegiatan survei jalur lingkar (Ring Road) guna mengidentifikasi titik rawan kecelakaan (black spot) dan titik rawan kemacetan.

Survei ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan keselamatan pengguna jalan, khususnya pada jalur Ring Road yang menjadi alternatif utama bagi kendaraan roda dua, roda empat, maupun kendaraan angkutan barang.

Tujuan Kegiatan diantaranya untuk mengidentifikasi titik rawan kecelakaan dan kemacetan, mengusulkan pemasangan spanduk/banner peringatan keselamatan. Kemudian mendorong peningkatan pengawasan dan penegakan disiplin berlalu lintas, serta mendukung upaya penurunan angka kecelakaan dan fatalitas korban lalu lintas.

BACA JUGA :  Sekjen Golkar: Musa Rajekshah Sangat Layak Maju Calon Gubernur Sumut

HASIL SURVEI LAPANGAN

Berdasarkan hasil survei di beberapa titik jalur Ring Road, ditemukan beberapa faktor risiko antara lain: Kurangnya rambu peringatan di tikungan tajam dan persimpangan. Kemudian, minimnya penerangan jalan pada malam hari. Selanjutnya, aktivitas keluar-masuk kendaraan dari area permukiman dan pusat usaha serta pelanggaran batas kecepatan oleh pengguna jalan. Beberapa titik juga teridentifikasi sebagai lokasi rawan macet pada jam sibuk akibat tingginya volume kendaraan.

BACA JUGA :  Pelaku Dugaan Ujaran Kebencian Buat Video di Kedai Dekat Kediaman

RENCANA TINDAK LANJUT

Sebagai upaya konkret dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, direncanakan langkah-langkah sebagai berikut.

Pemasangan Spanduk/Banner Peringatan. Yakni, lemasangan media imbauan keselamatan di titik rawan kecelakaan dan kemacetan dengan pesan seperti: Kurangi Kecepatan, Hati-hati Daerah Rawan Laka, Utamakan Keselamatan, Patuhi Rambu dan Marka Jalan.

Giat Pengawasan di Lapangan. Yaitu dengan melakukan peningkatan patroli pada jam rawan.

Selanjutnya edukasi langsung kepada pengguna jalan serta penertiban pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.

Begitu juga dengan meningkatkan Koordinasi Antar Instansi. Sinergi dengan instansi terkait untuk peningkatan fasilitas keselamatan, seperti: penambahan rambu lalu lintas, perbaikan marka jalan, Optimalisasi penerangan jalan umum (PJU).

BACA JUGA :  Pemko Medan Terima Sertifikat Hak Pakai Lapangan Sejati Medan Johor

KOMITMEN KESELAMATAN

Melalui kegiatan survei ini, diharapkan dapat dilakukan langkah-langkah preventif yang tepat sasaran guna menurunkan angka kecelakaan lalu lintas serta mengurangi tingkat fatalitas korban kecelakaan.

Keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Diperlukan kedisiplinan pengguna jalan serta dukungan berbagai pihak untuk menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar. (Red)