Jasa Raharja Tebing Tinggi dan RS Sari Bhayangkara Tebing Tinggi Gelar Pelatihan PPGD Bersama Karyawan dan Sopir PT Raja Tambun

News763 Dilihat

TEBING TINGGI – Dalam Rangka Menekan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi bekerja sama dengan RS Bhayangkara Tebing Tinggi menyelenggarakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD) bagi karyawan dan sopir PT Raja Tambuh.

Kegiatan yang digelar pada Jumat, 17 Oktober 2025 di Loket PT Raja Tambun bertujuan untuk meningkatkan kesadaran serta keterampilan Karyawan dan Sopir dalam menghadapi kondisi darurat, khususnya kecelakaan lalu lintas yang kerap terjadi di jalan raya.

BACA JUGA :  Pj Bupati Dairi Hadiri Kick Off Pengembangan Program Hortikultura Pertanian di Lahan Kering Seluas 606 Ha

Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi yang diwakili oleh Nico Lalo menekankan pentingnya pemahaman PPGD sebagai bagian dari upaya menekan angka fatalitas akibat kecelakaan.

Sementara itu, tim medis dari RS Bhayangkara Tebing Tinggi memberikan pembekalan langsung berupa teori dan praktik lapangan, mulai dari pertolongan pertama, resusitasi jantung paru (RJP), hingga teknik evakuasi korban.

“Kami berharap para Sopir, karyawan PT Raja Tambun Indah dapat menjadi agen keselamatan di lingkungan masing-masing. Pengetahuan PPGD ini bukan hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga bisa menyelamatkan nyawa orang lain,” ujar Nico dalam sambutannya.

BACA JUGA :  Pernyataan Saksi Kuatkan Indikasi Apin BK sebagai Pengelola Judi Online

Senada dengan itu, Ricky Fran Sihar menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen Jasa Raharja dalam mengedukasi masyarakat, khususnya generasi muda.

“Keselamatan transportasi adalah tanggung jawab kita bersama. Dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang benar, kita dapat membantu menekan risiko fatalitas dan menciptakan budaya tertib berlalu lintas,” ungkapnya.

Acara ini mendapat antusiasme tinggi dari para peserta yang aktif mengikuti simulasi penanganan gawat darurat.

BACA JUGA :  Hadiri Halalbihalal PKS, Rico Waas Ajak Seluruh Parpol Bangun Medan

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan semakin banyak Pengetahuan bagi sopir, karyawan dan masyarakat yang memiliki kepedulian serta keterampilan dalam mendukung keselamatan transportasi di Indonesia. (Red)