Kebijakan Sekolah 5 Hari Bobby Nasution Berdampak Penting Bagi Sektor Pariwisata

News, Sumut393 Dilihat

MEDAN — Ketua Youth Toba Geopark UNESCO, Gito Pardede, menyatakan dukungannya terhadap kebijakan lima hari sekolah yang diterapkan Wali Kota Medan Bobby Nasution. Menurutnya, kebijakan ini bukan hanya menyentuh aspek pendidikan, tetapi juga memberi dampak signifikan terhadap pertumbuhan sektor pariwisata, khususnya di kawasan Danau Toba.

“Langkah yang diambil Wali Kota Medan patut diapresiasi. Dengan sistem lima hari sekolah, keluarga kini memiliki waktu akhir pekan yang lebih panjang. Ini menjadi peluang besar bagi sektor pariwisata, terutama destinasi unggulan seperti Danau Toba, Langkat, Tapanuli Tengah dan Pesisir Pantai Timur,” ujar Gito dalam keterangannya, Jumat (7/6/2025).

BACA JUGA :  Tiga Unit Rumah di Desa Jandimeriah Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab

Menurut Gito, waktu libur dua hari penuh setiap akhir pekan akan mendorong minat masyarakat untuk bepergian ke destinasi wisata terdekat, salah satunya kawasan Toba yang dapat ditempuh dalam waktu kurang dari lima jam. Hal ini diyakini akan meningkatkan angka kunjungan wisata domestik secara signifikan.

“Kawasan Danau Toba merupakan bagian dari UNESCO Global Geopark yang memiliki potensi luar biasa, bukan hanya secara alamiah tapi juga kultural. Kebijakan ini membuka ruang lebih besar bagi keluarga untuk berwisata sekaligus belajar mengenai warisan geologi, budaya, dan ekologi Danau Toba,” tambahnya.

BACA JUGA :  Kasi Pidum Kejari Langkat Hendra Sinaga Raih Penghargaan Nominator Adhyaksa Award 2024, Jaksa Penegak Keadilan Restoratif

Lebih lanjut, Gito menyampaikan bahwa pelaku UMKM, pemandu wisata, serta komunitas lokal di sekitar Danau Toba juga akan mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari meningkatnya kunjungan wisata di akhir pekan. Ia berharap kebijakan tersebut dapat diadopsi oleh daerah lain di Sumut guna menciptakan sinergi antara pendidikan dan pembangunan ekonomi lokal berbasis pariwisata.

BACA JUGA :  Pelaku Pembunuhan di Penginapan Sibolga Tertangkap, Polresta Sibolga Ungkap Motifnya

“Kebijakan ini bukan hanya soal sekolah. Ini soal bagaimana kita membangun pola hidup masyarakat yang seimbang, produktif, dan sekaligus mendukung ekosistem wisata yang berkelanjutan,” pungkas Gito Pardede. (Red)