Polsek Berastagi dan Unit Inafis Satreskrim Polres Tanah Karo Evakuasi Penemuan Mayat Gantung Diri di Desa Gurusinga

News105 Dilihat

KARO – Warga Desa Gurusinga, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo digegerkan dengan penemuan mayat seorang pria yang meninggal dunia dengan cara gantung diri. Korban yang diketahui berinisial KG(48), ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di pintu kamar rumahnya pada Rabu(16/4) sekitar pukul 13.00 WIB.

Kapolsek Berastagi AKP Hendri D. Tobing menjelaskan bahwa kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Adil Gurusinga.

“Saksi mencium bau tak sedap dan melihat darah di depan pintu rumah korban. Karena curiga, saksi mendobrak pintu dan mendapati korban telah tergantung di pintu kamar rumahnya,” ujar AKP Hendri.

BACA JUGA :  Dishub Sumut Perkirakan puncak Arus Balik Nataru 5 Januari 2025

Sontak kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Dusun setempat yang kemudian meneruskan informasi ke Polsek Berastagi. Petugas yang datang bersama tim identifikasi Satreskrim Polres Tanah Karo langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Proses evakuasi korban juga dibantu oleh masyarakat sekitar dan anggota Koramil 03 Berastagi.

Korban kemudian dibawa ke RSU Kabanjahe untuk dilakukan visum oleh pihak medis. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda kekerasan pada tubuh korban. Pihak keluarga juga menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi untuk menerima kejadian ini sebagai musibah.

BACA JUGA :  Anggota DPRD Medan Daniel Pinem Kembali Dipercaya untuk Periode Ke-5

Menurut keterangan keluarga, korban selama ini menderita penyakit maag akut yang cukup parah. Hal ini diduga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kondisi psikologis korban.

Polisi telah melakukan beberapa tindakan antara lain mengecek TKP, memintai keterangan saksi saksi, membawa jenazah ke rumah sakit, serta berkoordinasi dengan pihak medis untuk pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Polres Samosir Amankan Terduga Penjual Narkotika Jenis Sabu, Asal Desa Ambarita

Kapolsek Berastagi menghimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar, termasuk kesehatan mental anggota keluarga. “Mari saling memperhatikan dan menjaga satu sama lain agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tutupnya.(TK-1)