PTPN IV PalmCo Raih Tiga Penghargaan Tata Kelola, Perkuat Kinerja Operasional dan Efisiensi

News27 Dilihat

BANDUNG – PTPN IV PalmCo meraih tiga penghargaan dalam ajang Town Hall Meeting One PTPN Group 2026 yang diselenggarakan Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) di Padma Hotel Bandung, Kamis pekan lalu. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas kinerja perusahaan dalam aspek manajemen risiko, kecepatan eksekusi program strategis, dan efisiensi operasional.
Dalam ajang yang diikuti seluruh entitas di lingkungan PTPN Group itu, PalmCo memborong tiga dari tujuh kategori penghargaan yang diperebutkan, yakni Excellence in Risk Management, Excellence in Execution Speed, dan Excellence in Cost Effectiveness.

Penilaian dilakukan berdasarkan capaian indikator kinerja yang telah ditetapkan Holding PTPN III (Persero) melalui perbandingan data kinerja dan proses verifikasi faktual terhadap seluruh peserta.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan, penghargaan tersebut merupakan hasil dari transformasi tata kelola yang terus dijalankan perusahaan dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA :  Pelaku Kutipan Liar Terhadap Pedagang Mie Pecal di Pajus USU Diamankan Reskrim Polsek Medan Baru.

“Ketiga penghargaan ini adalah representasi dari dedikasi dan kerja keras seluruh elemen di PTPN IV PalmCo. Prestasi ini menunjukkan bahwa sistem manajerial perusahaan berjalan secara solid dan mendukung penciptaan nilai tambah di seluruh lini operasional,” ujar Jatmiko, Selasa (28/07/2026).

Penghargaan Excellence in Risk Management diberikan berdasarkan penilaian terhadap pengelolaan risiko perusahaan. Aspek yang dievaluasi meliputi capaian risiko residual, Key Risk Indicator (KRI), Kualitas Penerapan Manajemen Risiko (KPMR), hingga tingkat kematangan pengelolaan risiko yang tercermin dalam Risk Maturity Index (RMI).

Sementara itu, penghargaan Excellence in Execution Speed diberikan atas kemampuan perusahaan mengeksekusi program-program strategis secara efektif. Penilaian kategori ini mengacu pada rata-rata persentase realisasi pelaksanaan program sepanjang 2025.

BACA JUGA :  Bupati Samosir Bersama Forkopimda Monitoring Kesiapan TPS dan KPPS

Adapun penghargaan Excellence in Cost Effectiveness diperoleh berkat peningkatan efisiensi yang tercermin dari pertumbuhan rata-rata EBITDA Margin secara tahunan pada periode 2024–2025. Indikator tersebut dinilai mencerminkan kemampuan perusahaan dalam mengelola biaya sekaligus menjaga efektivitas operasional.

Menurut Jatmiko, ketiga aspek tersebut saling berkaitan dalam menjaga daya saing perusahaan di tengah dinamika industri perkebunan.

“Kecepatan mengeksekusi program strategis harus diimbangi dengan disiplin dalam pengelolaan risiko dan pengendalian biaya. Kombinasi ketiganya menjadi fondasi bagi perusahaan untuk menjaga kinerja sekaligus memperkuat tata kelola,” katanya.

Penghargaan tersebut melengkapi capaian kinerja keuangan PalmCo pada semester pertama 2026. Hingga akhir Juni, perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp3,23 triliun, yang mencerminkan keberlanjutan tren profitabilitas di tengah tantangan industri.

BACA JUGA :  Dialog Publik LIPPSU: Kemana Mengalirnya Uang Pemprovsu Pasca PON XXI dan PILKADA 2024 Di Tangan Plt Gubsu Fathoni?

Meski demikian, Jatmiko menegaskan manajemen tidak ingin berpuas diri. Menurut dia, dinamika pasar global maupun tantangan operasional di sektor perkebunan masih menuntut perusahaan untuk terus beradaptasi.

“Kami akan terus melakukan evaluasi, mendorong inovasi, dan memperkuat kolaborasi agar perusahaan tetap mampu memberikan kontribusi terhadap target One Purpose PTPN Group, termasuk dalam mendukung ketahanan pangan, energi, dan pengembangan hilirisasi nasional,” ujarnya.

Versi ini mengikuti karakter pemberitaan Kompas: judul informatif, pembuka langsung pada fakta utama, bahasa lebih lugas, mengurangi superlatif seperti “moncer”, “impresif”, atau “memborong” secara berlebihan, serta menempatkan kutipan sebagai penguat informasi, sehingga artikel terasa sebagai hasil liputan wartawan, bukan materi promosi perusahaan. (Red)