RSU Muhammadiyah Sumut Terakreditasi Bintang Lima

News88 Dilihat

MEDAN-Rumah Sakit Umum Muhammadiyah Sumatera Utara sukses meraih predikat akreditasi paripurna dengan standard Kememterian Kesehatan bintang lima

“Alhamdulillah, RSU Muhammadiyah Sumut berhasil meraih akreditasi tingkat paripurna dengan standard Kementerian Kesehatan bintang lima,” ungkap Rektor UMSU, Prof. Dr. Agussani, MAP kepada wartawan di Medan, Kamis (30/3/2023).

Turut mendampingi, wakil Rektor I, Prof.Dr. Muhammad Arifin, M.Hum, WR II, Prof.Dr.Akrim, M.Pd, WR III, Dr. Rudianto, MSi .

BACA JUGA :  Sertifikat HGB Diakui BPN, PT Pataka Minta Warga Buktikan Klaim Lahan – Kuasa Hukum Desak Proses Hukum dan Peringatkan Hukuman Maksimal bagi Pelanggar

Dari rumah sakit hadir, Direktur, dr. Mohammad Riza, M.Kes, Kabag Keuangan dan SDM, Ibrahim Nainggolan, SH, MHum.

Dijelaskan dia, raihan akreditasi tingkat paripurna ini merupakan hasil kerja keras bersama dan kerjasama yang solid antara pimpinan, para tenaga kesehatan dan staf karyawan rumah sakit dan UMSU selaku yang diberi amanah serta warga dan pengurus Muhammadiyah.

BACA JUGA :  Terlibat Kasus Pencurian, 124 Tersangka Ditahan Polrestabes Medan

“Ini prestasi bersama yang patut kita syukuri,” katanya.

Dijelaskan dia, UMSU diberi tanggungjawab sebagai pengelola rumah sakit sejak 4 Agustus 2018 dari Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sejak itu dilakukan pendampingan dan penataan rumah sakit dari sisi fisik mapun pelayanan.

Lebih lanjut, raihan akreditasi tingkat paripurna dengan bintang lima menjadi motivasi tersendiri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

BACA JUGA :  Kahiyang Ayu Ajak Warga Medan Dukung Nabiqah di Grand Final Putri Indonesia

Sebagai bagian dari amal usaha Muhammadiyah RSU Muhammadiyah Sumut diharapkan bisa mendorong peningkatan derajat kesehatan masyarakat .

“Kita tentu tidak boleh merasa puas dengan capaian yang diraih, Sebaliknya pengakuan akreditasi paripurna justeru menjadi penyemangat untuk lebih meningkatkan kinerja pelayanan rumah sakit ke depannya,” ungkap Agussani. ( swisma)