Turunkan Angka Kecelakaan, Jasa Raharja Memberikan Edukasi Kepada Para Pengajar

News113 Dilihat

MEDAN – Dalam upaya menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja mengadakan program edukasi keselamatan berkendara khusus bagi para pengajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK N) 8 Medan, Rabu (9/10).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan dan membekali pengajar dengan pengetahuan yang tepat untuk disampaikan kepada siswa.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, pengajar, serta perwakilan Jasa Raharja.

BACA JUGA :  Driver Ojek Online Cabuli Siswi SMP Ditangkap Satreskrim Polrestabes Medan

Dalam sambutannya, Kasubag Pelayanan Jasa Raharja Sumatera Utara Ricky Adi Utama, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan dan institusi terkait dalam menciptakan generasi yang lebih sadar akan keselamatan berkendara.

“Dengan edukasi yang tepat, kita dapat membentuk pola pikir siswa agar lebih berhati-hati dan bertanggung jawab di jalan,” ujarnya.

Program edukasi ini mencakup berbagai materi, mulai dari pemahaman tentang rambu-rambu lalu lintas, pentingnya penggunaan alat pelindung, hingga teknik berkendara defensif.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Medan Minta Pemko Siapkan Strategi Atasi Inflasi

Para peserta juga diajak untuk berpartisipasi dalam diskusi interaktif dan simulasi situasi berkendara yang aman.

Salah satu pengajar, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini.

“Edukasi ini sangat bermanfaat, terutama untuk mengajarkan siswa kami mengenai keselamatan berkendara. Kami berharap dapat meneruskan informasi ini ke mereka dengan cara yang menarik dan mudah dipahami,” tuturnya.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Sumut Gelar Safety Campaign di SMAN 1 Besitang, Tingkatkan Kesadaran Berlalu Lintas di Kalangan Pelajar

Jasa Raharja berharap, melalui kegiatan ini, para pengajar dapat menjadi agen perubahan yang efektif dalam mengedukasi siswa tentang keselamatan berlalu lintas. Dengan meningkatnya kesadaran, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan Medan dapat berkurang secara signifikan. (Red)