Komisi I DPRD Medan Minta Perangkat Kewilayahan Jaga Kondusifitas

Politik58 Dilihat

MEDAN – Komisi I DPRD Medan selaku Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang membidangi pemerintahan dan hukum di Kota Medan meminta seluruh perangkat kewilayahan, mulai dari Kecamatan, Kelurahan, hingga Lingkungan untuk menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing. Mengingat saat ini, masyarakat akan dihadapkan dengan Pemilihan Umum (Pemilu).

“Kita minta perangkat di kewilayahan, yaitu teman-teman di kecamatan, kelurahan hingga lingkungan, agar lebih fokus dalam menjaga kondusifitas di wilayahnya masing-masing,” ucap Ketua Komisi I DPRD Kota Medan, Robi Barus, Rabu (6/12/2023).

BACA JUGA :  Tindaklanjuti Pengaduan Guru Honorer, Komisi 2 DPRD Medan RDP Dengan OPD Terkait

Dikatakan Robi, tahun-tahun politik seperti saat ini memang rentan dengan adanya gesekan-gesekan di tengah-tengah masyarakat. Untuk itu, para pemangku wilayah harus terus memantau kondisi wilayahnya masing-masing untuk meminimalisir potensi-potensi gesekan yang terjadi.

“Jangan sampai gesekan itu menimbulkan perpecahan bahkan kegaduhan di masyarakat. Semua harus dikontrol,” ujar Ketua Fraksi PDIP itu.

BACA JUGA :  Wong Chun Sen Buka Raker DPRD Medan, Siapkan Program Kerja Tahun 2025

Robi pun mengaku sepakat dengan Wali Kota Medan, Bobby Nasution yang memerintahkan setiap camat dan lurah di Kora Medan untuk senantiasa menjaga kondusivitas Kota Medan agar tetap terjaga.

“Sebab mereka ini para pemangku wilayah yang paling mengenal dan mengerti kondisi warganya masing-masing. Langkah pencegahan juga paling efektif dilakukan mulai dari lingkup terkecil,” katanya.

BACA JUGA :  Deklarasi Rekan Ganjar Tanjungbalai, Masyarakat Minta Revitalisasi Pemukiman Nelayan

Untuk itu, sambung Robi, pihak kecamatan dan kelurahan juga harus aktif menyosialisasikan pentingnya menjaga iklim politik yang sehat menjelang Pemilu 2024.

“Sosialisasi ini penting, sebab Pemilu ini bukan ajang pertarungan, melainkan pesta demokrasi yang harus dirasakan kebahagiaannya oleh semua masyarakat. Menjaga pemilu yang damai sama dengan menjaga demokrasi yang sehat,” pungkasnya. (red)