Dua Kepling Dipolisikan, DPRD Medan Minta Pemko Lakukan Tindakan Tegas

Politik135 Dilihat

MEDAN – Anggota DPRD Kota Medan, Dr. Rudiawan Sitorus, angkat bicara terkait pemalsuan tanda tangan dan penggelapan uang dari Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Medan untuk kegiatan pendataan kader yang dilakukan dua orang kepala lingkungan di Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Area, Kota Medan. Ia meminta Pemko Medan untuk melakukan penindakan tegas.

BACA JUGA :  Ricky Anthony : NasDem Dukung Syah Afandin Bupati Langkat Periode 2024 – 2029

“Jadi kalau ada kepling yang melakukan tindakan-tindakan melanggar hukum dan tindakan-tindakan yang melanggar aturan yang ada di Pemko Medan, maka tentunya dilakukan tindakan tegas, agar kepling-kepling memiliki integritas dan moralitas yang baik,” pungkas Rudiawan, Selasa (3/10/2023).

Terpisah, Camat Medan Area, Muhammad Ilfan pun turut angkat bicara pada Selasa (3/10/2023).

“Sesuai dengan Perwal No 21 Tahun 2021, tentang pedoman pengangkatan dan pemberhentian Kepala Lingkungan Kota Medan, kami sedang berkonsultatif ke Tata Pemerintahan (Tapem) dan sudah melayangkan surat BKKBN. Untuk status kedua Kepling itu masih proses nonaktif dan evaluasi. Akan kita tindak,” tandas Muhammad Ilfan.

BACA JUGA :  Pj Sekdaprov Sumut Terima Laporan Kinerja Komisi Informasi Tahun 2025

Adapun dua orang Kepling yang dilaporkan oleh pelapor, Elfi Warni Lubis, yaitu Kepling XI Indriati dan Kepling V Paradiba dengan nomor laporan polisi: LP/B/705/IX/2023/SPKT/POLSEK MEDAN AREA/POLDA SUMATERA UTARA. (red)