Jasa Raharja Gelar Program ‘Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas’ di SMA Juanda Kec Tebing Tinggi

Sumut713 Dilihat

TEBING TINGGI – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas di kalangan pelajar dan tenaga pendidik, Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi melaksanakan kegiatan Program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas di SMA Juanda Kec Tebing Tinggi, pada Jumat (24/04).

Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran guru dan siswa SMA Juanda Kec Tebing Tinggi serta menghadirkan narasumber dari Jasa Raharja Cabang Tebing Tinggi, yakni Mobile Service Tk. I Nico Turnip.
Dalam sambutannya Nico Turnip menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Jasa Raharja dalam mendukung program nasional keselamatan jalan serta menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Tebing Tinggi Gelar Safety Campaign di SMA Juanda

“Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Melalui program ini, kami berharap pesan keselamatan bisa diteruskan kepada para siswa dan masyarakat luas,” ujar Nico.

Sementara itu, Nico menambahkan bahwa pendidik yang memiliki kesadaran akan pentingnya keselamatan di jalan dapat menjadi panutan dalam menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab sejak dini.

BACA JUGA :  Pemko Medan Subsidi Rp30 Miliar Transportasi Umum dan Driver terdampak Kenaikan BBM

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Dengan membangun kesadaran dari sekolah, kita menyiapkan generasi muda yang cerdas dan peduli terhadap keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar peran Jasa Raharja dalam memberikan perlindungan kepada korban kecelakaan lalu lintas, serta pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menekan angka kecelakaan di wilayah Kec. Tebing Tinggi, Kab. Serdang Bedagai.

BACA JUGA :  Pemkab Deli Serdang Dorong Pertanian Modern, Target Panen 9 Ton per Hektare

Melalui program Pengajar Peduli Keselamatan Lalu Lintas, Jasa Raharja berharap dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas yang berkelanjutan. (Red)