Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga, IHSG Langsung Melesat

Bisnis84 Dilihat

– Medan. Bank Indonesia memangkas besaran bunga acuan menjadi 5.75%, atau sebesar 25 basis poin dari level sebelumnya. Kebijakan tersebut diambil saat mata uang rupiah belakangan ini mengalami tekanan dari mata uang US Dolar. Sesaat setelah BI memangkas besaran bunga acuannya, IHSG melesat di atas level 7.000. Sebelum akhirnya IHSG ditutup menguat 1.77% di level 7.079,562.

BACA JUGA :  Pasca Tanah Longsor, PLN Berhasil Pulihkan Kelistrikan Madina

“IHSG mampu bertahan di zona hijau selama sesi perdagangan, sekalipun Asing membukukan transaksi jual bersih sebanyak 633 miliar pada hari ini,” jelas Pengamat Ekonomi Gunawan Benjamin, Rabu (15/1/2025).

Kebijakan pemangkasan Bunga Acuan memang selalu menjadi kabar baik bagi sektor ril, dan menjadi katalis positif bagi kinerja emiten di lantai bursa. Namun, gambaran berbeda ditunjukan oleh kinerja mat auang Rupiah.

BACA JUGA :  Tingkatkan Layanan, PGN-PIS Teken Kerja Sama Pengangkutan LNG  Donggi Senoro

Mata uang Rupiah sempat mengalami tekanan sesaat BI memutuskan besaran bunga acuannya. Rupiah sempat tertekan hingga menyentuh 16.335. Rupiah sempat melakukan perlawanan dan ditutup melemah di level 16.315 per US Dolar.

Kebijakan pemangkasan bunga acuan akan membuat interest rate differential antara Rupiah dan US Dolar mengecil.

Dan jika tanpa diikuti dengan pemangkasan yang sama oleh The FED nantinya, atau justru inflasi AS membukukan angka yang lebih tinggi pada malam nanti.

BACA JUGA :  OJK Delegasikan Wewenang Percepat Perizinan Pasar Modal ke Daerah melalui SPRINT

Maka US Dolar berpleuang menguat terhadap mata uang didunia termasuk terhadap Rupiah. Disisi lain, harga emas pada perdagangan sore ini terpantau menguat di level $2.687 per ons troy, atau sekitar 1.39 per gram nya.

(mdc)