Aniaya IRT, 5 Anggota Geng Motor Diringkus Polrestabes Medan

News80 Dilihat

MEDAN – Tim Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan bersama Dit Krimum Polda Sumut melakukan penangkapan terhadap lima orang di duga pelaku penganiayaan secara bersama sama menggunakan sepeda motor.

Dari kelima pelaku dua diantaranya masih anak di bawah umur berinisial ST (17) dan RF (16). Sedangkan tiga pelaku lainnya bernama Jhon (25), Frans (19) dan Reja (19).

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH menyampaikan dari kelima para pelaku turut diamankan sejumlah barang bukti berupa Sepeda Motor jenis Honda Scoopy, Sepeda Motor jenis Honda Vario, 3 parang, 1 gergaji, 1 pedang, 3 buah batu.

BACA JUGA :  Raih Peringkat I Se-Indonesia, Datun Kejati DKI Jakarta Selamatkan Uang Negara Rp 5,7 Triliun 

“Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 3 Juli 2022 sekitar pukul 02.30 Wib yang dialami oleh dua orang korban, salah satunya seorang wanita ibu rumah tangga (IRT) mengalami luka cukup parah,” sebut Kompol Teuku Fathir Mustafa SIK MH, Selasa (12/7/2022).

Saat itu, Kompol Fathir menyebutkan korban baru pulang membeli pulsa dari Jalan Ayahanda dengan melintasi Jalan Pabrik Tenun.

BACA JUGA :  Diguyur Hujan, Tino dan Onasis Tinjau Bantuan Evakuasi Korban Longsor

“Sesampainya di Jalan Pabrik Tenun, korban melihat dari arah yang berlawanan sekitar 6 unit sepeda motor melakukan pelemparan terhadap gerombolan sepeda motor yang berada di depan korban dan juga melakukan pelemparan terhadap korban hingga membuat korban mengalami luka cukup para dibagian mata dan harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit,” ungkapya.

BACA JUGA :  Melepuh Tersiram Air Mendidih, Pedangang Bakso Terima Bantuan dari Ricky Anthony

Selain lima pelaku yang diamankan, Kasat Reskrim mengatakan petugas juga telah menetapkan 5 orang tersangka lainnya yang saat ini masih dalam pengejaran.

“Kami harap pelaku kejahatan yang lainnya untuk menyerahkan diri karena untuk kejadian yang melibatkan remaja menggunakan sepeda motor ini menjadi atensi khusus bagi kami,” pungkasnya.