Begini Cara Dua Pelaku Menghabisi Nyawa Driver Online Fedrick

News362 Dilihat

MEDAN Kedua pelaku pembunuhan Michael Fedrick Pakpahan, Kasrani dan Agung Pradana telah merencanakan aksi perampokan disertai pembunuhan itu. Sebelum melakukan aksinya, keduanya telah mempersiapkan sebuah palu dan kain sarung untuk menghabisi nyawa alumni Fakultas Pertanian USU itu.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Gidion Arif Setiawan menerangkan, keduanya memesan taxi online menggunakan handphone milik Kasrani, Minggu (6/4/2025). Keduanya pun dijemput Fedrick di wilayah Sunggal. Dalam perjalanannya, kedua pelaku meminta Fedrick berhenti dengan alasan hendak menelpon keluarga.

BACA JUGA :  Ngaku Dapat Arahan dari DPP, Saifullah Nasution Dukung Hendri Yanto Sitorus Pimpin Golkar Sumut

“Keduanya mempersiapkan palu dan sarung. Lalu AP membekap dengan sarung dari belakang, lalu mencekik dan K memukul pakai palu. K yang duduk di samping korban. Lalu ditarik ke jok belakang, disitu dipastikan korban meregang nyawa,” ucap Gidion.

Usai memastikan korban tewas, keduanya pergi ke kawasan Langkat. Disana, korban dimasukkan ke dalam karung dan diberi pemberat batu dan dibuang ke muara untuk menghilangkan jejak.

BACA JUGA :  Seluruh Korban Kecelakaan Bus Pariwisata yang Terguling di Ciater Subang Dapat Santunan Jasa Raharja

“Lalu keduanya ke rumah kerabatnya, disitu kita temukan plat asli mobil korban. Lalu baju korban ada bercak darah dan alas kaki mobil juga terdapat bercak darah,” tutur Gidion.

Sementara pelaku Kasrani mengaku bahwa ia kali pertama berurusan dengan polisi. Dikatakannya, ia nekat melakukan perampokan agar Agung dapat bekerja menggunakan mobil tersebut. Sebelumnya, ia bekerja sebagai buruh bangunan, sementara anaknya, Agung Pradana bekerja sebagai driver ojek online.

BACA JUGA :  Rutan Kabanjahe Raih Penghargaan Unit Pelayanan Berbasis Hak Asasi Manusia

“Baru pertama kali, niatnya mobilnya untuk anak dipakai bekerja. Saya kerja tukang bangunan, pemasang keramik,” ucapnya. (RED)