DPRD Medan akan Gelar RDP soal Distribusi Air Tirtanadi yang Dikeluhkan Warga Johor

News70 Dilihat

MEDAN – Pelanggan air bersih dari Perumda Tirtanadi Maslina Siregar keluhkan krisis air bersih selalu macet dan menetes. Warga Eka Jaya 2 lingkungan 2 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor itu mengaku kesulitan air bersih untuk kebutuhan sehari hari.

“Untuk keperluan air wuduk mau sholat saja susah, begitu juga untuk kebutuhan masak dan cuci mandi,” terang Masliana kepada wartawan kemarin.

BACA JUGA :  Dharma Wanita Persatuan Sekretariat DPRD Kota Medan Gelar Pertemuan Rutin

Menurut Masliana, kriris air bukan hanya dirumahnya saja. Tetapi seluruh warga di lingkungan 2 mengalami hal yang sama. “Warga kekurangan air bersih, kami terpaksa membeli air isi ulang memenuhi kebutuhan sehari hari,” ucapnya.

Masih pengakuan Masliana, distribusi air dari Perumda Tirtanadi sudah berlangsung lama. “Sudah bertahun, tetapi beberapa bulan terakhir ini paling parah. Kalau kita buka kran, hanya suara angin yang keluar,” akunya.

BACA JUGA :  Nota Kesepakatan KUA PPAS RAPBD 2024 Ditandatangani, Bobby Nasution: Bangun Pondasi Perekonomian Lebih Kuat

Menyikapi keluhan warga, anggota Komisi III DPRD Medan Mulia Syahputra Nasution SH MM kepada wartawan, Selasa (6/6/23) mengaku prihatin dengan kondisi yang dialami warga.

Untuk itu, Mulia mengatakan pihaknya (red-Komisi III DPRD Medan) akan melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama stakholder terutama Perumda Tirtanadi. Karena menurut Mulia, krisis air bersih bukan hanya di Gedung Johor.

BACA JUGA :  Halalbihalal, Ribuan Warga Ajak Ihwan Ritonga Berswafoto

“Harapan kita Pemko Medan dan Tirtanadi dapat menyikapi dan berkolaborasi mencari solusi. Sehingga warga segera terhindar dari krisis air bersih,” paparnya. (Red)