Jawab Fitnah Soal Foto Bareng SYL, Firli Bahuri: Para Koruptor Bersatu Serang KPK

News165 Dilihat

JAKARTA – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri, buka suara terkait beredar foto dirinya bersama Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Dalam rilis yang diterima redaksi, Senin (9/10/2023), Firli Bahuri menjelaskan bahwa, perkara di Kementerian Pertanian ini mulai masuk ke Tahap Penyelidikan oleh KPK pada sekitar Januari 2023.

“Sedangkan pertemuan di Lapangan Bulutangkis antara saya dengan Menteri Pertanian saat itu, Sdr Syahrul Yasin Limpo, terjadi sebelum periode tersebut. Tepatnya yaitu sekitar pada tanggal 2 Maret 2022. Dan itupun beramai – ramai di tempat terbuka,” bebernya dalam rilis

Pada saat itu, status Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana ataupun pihak yang berperkara di KPK.

“Kejadian tersebut pun bukan atas inisiasi atau undangan saya. Hal ini sebagaimana kami jelaskan sebelumnya pada 5 Oktober 2023 lalu, bahwa tuduhan-tuduhan tersebut tidaklah benar,” jelas Firli.

Begitu banyak perkara korupsi yang sedang diselesaikan KPK, sambungnya, memungkinkan bagi para koruptor bersatu melakukan serangan. “Seperti yang kita kenal dengan istilah ‘when the corruptor strike back. Namun kami pasti  akan ungkap semua (kasus korupsi),” tegasnya.

BACA JUGA :  Kinerja 5 Tahun BUMN di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir, PLN UP3 Nias Salurkan Bantuan Bencana ke Daerah 3T

Firli memastikan, segenap insan KPK tidak akan menyerah dan sudah siap dengan resiko apapun, termasuk  berkorban jiwa, raga , nyawa untuk Indonesia bersih dan bebas dari korupsi.

“Semangat kami adalah semangat segenap anak bangsa yg memiliki cita-cita indonesia bersih dari praktik praktik korupsi. Untuk itu kami  berharap masyarakat tidak tergiring opini-opini yang tidak sesuai fakta, dan dapat mengaburkan pokok perkara yang sedang KPK tangani. Yaitu dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Pertanian, berupa pemerasan dalam jabatan, gratifikasi dan TPPU,” ungkapnya.

Ia mengatakan pihaknya menyadari pemberantasan korupsi adalah upaya yang penuh tantangan. Namun KPK tetap berkomitmen untuk terus fokus dalam proses penegakan hukum ini, sebagai salah satu upaya untuk mendukung perwujudan tujuan bernegara, bangsa Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera.

BACA JUGA :  Sharing Informasi, Sekretariat DPRD Medan Dikunjungi Sejumlah Instansi Luar Daerah

Bunyi Pernyataan Lengkap Firli Bahuri

Jakarta, 9 Oktober 2023
Sebagaimana dijelaskan sebelumnya bahwa, perkara di Kementerian Pertanian ini mulai masuk ke tahap Penyelidikan oleh KPK pada sekitar Januari 2023.

Sedangkan pertemuan di Lapangan Bulutangkis antara saya dengan Menteri Pertanian saat itu, Sdr. Syahrul Yasin Limpo, terjadi sebelum periode tersebut, tepatnya yaitu sekitar pada tanggal 2 Maret 2022.
Dan itupun beramai – ramai ditempat terbuka.

Maka dalam waktu tersebut, status Sdr. Syahrul Yasin Limpo bukan tersangka, terdakwa, terpidana ataupun pihak yang berperkara di KPK.

Kejadian tersebut pun, bukan atas inisiasi atau undangan saya.

Hal ini sebagaimana kami jelaskan sebelumnya pada 5 Oktober 2023 lalu, bahwa tuduhan-tuduhan tersebut tidaklah benar.

Begitu banyak perkara korupsi yang sedang diselesaikan KPK. Sangat mungkin saat ini para koruptor bersatu melakukan serangan, apa yang kita kenal dg istilah when the corruptor strike back, namun kami pasti  akan ungkap semua.

BACA JUGA :  Jasa Raharja Bersinergi dengan Bapenda dan Satlantas Polres Pematangsiantar Gelar Operasi Gabungan Keselamatan Lalu Lintas dan Sosialisasi Pemutihan Pajak Kendaraan 2025

Kami segenap insan KPK tidak akan menyerah dan kami sudah siap dengan resiko apapun termasuk  berkorban jiwa, raga , nyawa untuk Indonesia bersih dan bebas dari korupsi. Semangat kami adalah semangat segenap anak bangsa yg memiliki cita-cita indonesia bersih dari praktik praktik korupsi.

Untuk itu kami  berharap masyarakat tidak tergiring opini-opini yang tidak sesuai fakta dan dapat mengaburkan pokok perkara yang sedang KPK tangani, yaitu dugaan tindak pidana korupsi di Kementerian Pertanian berupa pemerasan dalam jabatan, gratifikasi dan TPPU.

Kami menyadari, pemberantasan korupsi adalah upaya yang penuh tantangan. Namun KPK tetap berkomitmen untuk terus fokus dalam proses penegakan hukum ini, sebagai salah satu upaya untuk mendukung perwujudan tujuan bernegara, bangsa Indonesia yang maju, adil, makmur, dan sejahtera.

Ketua KPK
Firli Bahuri

(Kri/Red)