LABUHANBATU UTARA – Kondisi fasilitas air bersih yang sempat aktip di Jalan Stadion, Kelurahan Tanjung Leidong, Kecamatan Kualuh Leidong, Kabupaten Labuhanbatu Utara, menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya, fasilitas tersebut terlihat terbengkalai dan disebut sudah bertahun-tahun tidak berfungsi.Rabu 16/09/26
Pantauan di lokasi, bangunan fasilitas air bersih tampak masih berdiri, namun kondisinya kurang terawat. Sejumlah sarana pendukung seperti meteran dan instalasi air terlihat tidak dimanfaatkan, sementara area di sekitarnya juga tampak membutuhkan perawatan.
Warga mengaku kecewa karena fasilitas yang seharusnya dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat justru tidak dapat digunakan dalam waktu yang cukup lama.
“Sudah bertahun-tahun air bersih ini tidak bisa dinikmati masyarakat. Meterannya ada, bangunannya ada, tetapi tidak berfungsi,” ujar warga yang meminta namanya tidak disebutkan.
Masyarakat juga mempertanyakan penggunaan anggaran pembangunan fasilitas tersebut yang disebut-sebut mencapai hampir Rp500 juta. Namun, besaran anggaran dan sumber pendanaannya masih perlu dikonfirmasi kepada pihak terkait.
Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi berwenang segera melakukan pengecekan terhadap kondisi fasilitas tersebut, termasuk memastikan penyebab tidak berfungsinya instalasi serta kejelasan pemeliharaannya.
“Kalau memang sudah dibangun menggunakan anggaran negara, seharusnya fasilitas itu dirawat dan dimanfaatkan masyarakat. Jangan sampai hanya menjadi bangunan dan meteran yang terpasang tanpa manfaat,” kata warga.
Masyarakat meminta pihak terkait tidak hanya melakukan pembenahan, tetapi juga menelusuri penggunaan anggaran dan pertanggungjawaban proyek apabila ditemukan adanya persoalan dalam pelaksanaan maupun pemeliharaannya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai kondisi fasilitas air bersih tersebut. (heri)
