Romi Van Boy Siap Fasilitasi Yayasan ISK Berkolaborasi dengan Pemko Medan

Politik91 Dilihat

Medan. Anggota DPRD Kota Medan, Rommy Van Boy memberikan apreasi kepada Yayasan Indian Sosial Komunitas Indonesia (ISK). Sebab, Yayasan ISK telah banyak membantu masyarakat keturunan India.

“Kita sangat apresiasi atas langkah yang selama ini dilakukan oleh Yayasan Indian Social Komunitas (ISK) yang telah memberikan kontribusi dengan berbagai kegiatan sosial baik dari sisi pendidikan maupun bantuan lainya.Yang seluruhnya telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga keturunan India,” kata Rommy Van Boy saat menerima audensi pengurus Yayasan Indian Sosial Komunitas Indonesia (ISK), Senin (19/5/2025) di ruang kerjanya.

BACA JUGA :  Rico-Zaki Ingin Sampah Didaur Ulang Jadi Sesuatu yang Berguna

Sambung, politisi Partai Golkar itu, bahwa salah satu program Yayasan Indian Social Komunitas (ISK) berupa program pendidikan dengan menerapkan pola anak asuh.

“Untuk program anak asuh ini semuanya dibantu oleh pihak yayasan.Ini sungguh sangat biasa karena yayasan ini secara mandiri bergerak secara gotong royong,” kata anggota Komisi 4 DPRD Medan ini.

Namun, kata Romy, didalam proses perjalanan Yayasan Indian Social Komunitas (ISK), maka sangat perlu dilibatkan peran dari pemerintah dalam hal ini Pemko Medan.

“Adanya keinginan teman-teman di Yayasan Indian Social Komunitas (ISK) untuk dibantu oleh Pemko Medan, kita akan lakukan, sehingga program kerja semakin banyak ,” katanya.

BACA JUGA :  Dukung Kelancaran Pilkada Serentak 2024, Kejati Sumut Monitoring Kesiapan Tahapan dan Logistik Pilkada di 33 Kabupaten Kota

” Yayasan Indian Social Komunitas (ISK) akan kita fasilitasi untuk berkolaborasi dengan Pemko Medan ,” sambungnya.

Ketua Yayasan Indian Social Komunitas (ISK), Jae Chandra mengatakan, organisasi filantropi tersebut dibentuk berawal dari pertemuan 11 tokoh keturunan India sekitar 2017 lalu yang menggagas dibentuknya satu organisasi sosial yang dapat memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Atas inisiasi ini, lalu pada 2018 Yayasan Indian Social Komunitas terbentuk ,” katanya.

BACA JUGA :  Polda Sumut Tempatkan 23 Personil di KPU dan Bawaslu untuk Amankan Proses Pemilu

Jae menambahkan berbagai kegiatan sosial terus dilakukan pihaknya terutama dari sisi pendidikan.

” Selama ini Yayasan ISK ini telah banyak membuat berbagai program sosial.Baik program bantuan ambulance hingga bantuan pendidikan yang seluruhnya dilakukan melalui pengalangan dana secara mandiri,” katanya.

Jae mengatakan bahwa pihaknya memiliki satu cita-cita untuk mengembangkan program sosial lainya secara luas.

” Jadi kita ingin menjalin kerjasama dengan organisasi non-pemerintah, dan perusahaan-perusahaan swasta agar program-program yang kami miliki dapat berjalan ,” katanya.

(mdc/zan)