KARO – PT Jasa Raharja Cabang Kabanjahe mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Kabupaten Karo pada Selasa (10/03), bertempat di Aula Purpur Sage Polres Tanah Karo.
Kegiatan ini diikuti oleh Kapolres Tanah Karo, mewakili Bupati Kabupaten Karo, Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kabanjahe Bambang S. Kristiantoro dan jajaran, Kepela Dinas Perhubungan Kabupaten Karo dan jajaran, Pertamina Kabupaten Karo, Bagian Perekonomian Setda Kabupatem Karo, Para PJU & Kapolsek Sejajaran Polres Tanah Karo, Ka UPT PUPR Prov Sumut Kabupaten Karo, Badan Penaggulangan Bencana Daerah Kabupaten Karo, Pengusaha SPBU, Pengawas Gunung Api Sinabung, Dinas Perindustrian & Perdagangan Kabupaten Karo, Kodim 0205 Kabupaten Karo, Subdenpom Kabanjahe.
Kapolres Tanah Karo Bapak AKBP Febriyandi Haloho menyampaikan bahwa rapat lintas sektoral akan membawa keberhasilan dan kenyamanan kepada para pemudik dan pendatang, terutama dihari libur. Polri tidak bisa sendiri melakukan pengamanan Idul Fitri 1447 H, harus ada kerjasama antar instansi untuk melakukan pengamanan Idul Fitri 1447 H, pengamanan ini membaw anama baik seluruh instansi yang ada di Tanah Karo.
Hasil diskusi merumuskan beberapa kesimpulan antara lain Polres Tanah Karo akan menyiapkan empat pos pelayanan diantaranya : Pos Pelayanan Berastagi, Pos Pelayanan Penatapan Jagung Berastagi, Pos Pelayanan Doulu Berastagi dan Pos Pelayanan Simpang Merek.
Polres Tanah Karo juga memohon dukungan dari Dinas Kesehatan agar meletakkan Ambulance dan pegemudinya standby di Pos Pelayanan tersebut.
Begitu juga dengan Kodim dan Dinas Perhubungan agar menempatkan personilnya di masing masing Pos Pelayanan tersebut dan ikut membantu Polri dalam menguraikan kemacetan apabila terjadi, dimana Tanah Karo merupakan salah satu tujuan wisata di Provinsi Sumatera Utara.
Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan wilayah Kabupaten Karo akan berupaya dan selalu berkolaborasi bersama stakeholder terkait untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pemudik pada perayaan Idul Fitri 1447 H tahun 2026 dan para wisatawan.
Juga akan mengantisipasi hal hal yang dapat menimbulkan kemacetan karena terjadinya peningkatan arus lalu lintas ke Tanah Karo, sekaligus akan membuat papan peringatan/spanduk jalur alternatif. (Red)






