Pemprov Sumut Perluas Kerja Sama dengan Jepang, Fokus Tingkatkan SDM dan Penyaluran Tenaga Kerja

Sumut26 Dilihat

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperluas kerja sama bilateral dengan Jepang dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pengiriman tenaga kerja asal Sumut ke Negeri Sakura. Kerja sama tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi tenaga kerja Sumut melalui transfer teknologi dan pengalaman industri modern Jepang.

Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap saat menerima kunjungan perwakilan OSIN Techno Co Ltd, Ota Keizo, di Ruang Kerja Sekda Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (22/5/2026).

BACA JUGA :  Wagub Sumut Apresiasi Bantuan Korban Banjir dan Longsor dari Pemprov Bengkulu

Sulaiman Harahap menyambut baik hubungan bilateral antara OSIN Techno Co Ltd dengan Pemprov Sumut. Menurutnya, kerja sama tersebut sangat membantu upaya peningkatan kualitas SDM di Sumut.

“Kita berharap ada transfer teknologi sehingga terjadi penambahan wawasan SDM Sumut. Pekerja bisa mempelajari sistem otomasi dan manajemen industri modern di Jepang,” ucapnya.

Sementara itu, perwakilan OSIN Techno Co Ltd, Ota Keizo, menyampaikan bahwa hubungan bilateral Jepang dan Indonesia telah terjalin sejak lama. Bahkan, perusahaannya telah banyak menerima tenaga kerja asal Indonesia.

BACA JUGA :  DPRD Medan Harap Penataan Kawasan Kumuh Belawan Selesai Tahun 2023

“Tenaga kerja asal Sumut dikenal sangat baik dan rajin. Kami berharap jumlah tenaga kerja dari Sumatera lebih banyak seperti tenaga kerja dari Jawa dan Bali,” katanya.

Ia juga mengungkapkan, saat ini sektor pertanian di Jepang membutuhkan tambahan tenaga kerja dari Indonesia, khususnya dari Sumatera. Kebutuhan tersebut berada di kawasan pertanian Jepang yang memiliki karakteristik serupa dengan wilayah pertanian di Hokkaido.

BACA JUGA :  Lindungi Masyarakat dari Hantavirus, Gubsu Bobby Nasution Imbau Jaga Kebersihan Lingkungan

Selain program pemagangan, kata Ota Keizo, kini tersedia jalur resmi lain bagi tenaga kerja Indonesia untuk bekerja di Jepang, yakni melalui program pekerja ahli terampil. “Kami berharap lebih banyak lagi pekerja asal Sumut ke Jepang,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asisten Ekonomi Pembangunan Setdaprov Sumut Ardan Noor, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Sumut Yuliani Siregar, Kepala Dinas PMPTSP Sumut Nurbaiti Harahap, Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumut Yosi Sukmono, serta perwakilan Lembaga Pelatihan Kerja Deruma. (Red)