Warga Ngadu  Akses Jalan Ditembok, DPRD Medan akan Panggil Pihak Terkait 

Politik10 Dilihat

Medan. Komisi 4 DPRD Medan akan memanggil pihak terkait untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) soal pengaduan warga Jalan Seroja Gg Anggrek lingkungan 4, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, berdirinya tembok yang membuat akses jalan umum terganggu.

Warga yang bergabung Gerakan Bersatu Kemarahan Warga itu diterima Ketua Komisi 4 DPRD Medan Paul Mei Anton Simanjuntak SH bersama Datuk Iskandar Mudan dan Zulham Efendi di ruang komisi gadung DPRD Kota Medan, Senin (12/10/2026),

BACA JUGA :  Bobby Nasution Dicegat saat Melintas di Simalungun, Warga Keluhkan Jalan Rusak

Sementara delegasi warga dikoordinir Bayu Subroto bersama warga lainnya.

Dalam pengaduannya, Bayu Subroto menyampaikan keberatannya adanya pendirian tembok yang dilakukan pihak pengembang sehingga menutup akses Gang Angrek. Karena itu, Bayu minta DPRD Medan memfasilitasi agar Pemko Medan dapat membongkar tembok demi kepentingan umum.

Pada kesempatan itu, guna memastikan kebenarannya, Paul menyampaikan akan mengagendakan RDP yang melibatkan instansi terkait. Dalam RDP nanti dapat dikrtahui dan mendapat kesimpulan sebenarnya.

BACA JUGA :  Kembali Tinjau Drainase Kawasan Bandar Selamat, Wakil Ketua DPRD Medan Zulkarnaen Cari Terobosan Baru Atasi Banjir

“Nanti kita jadwalkan RDP yang pasti mengundang warga dan pihak tetkait. Dalam RDP nanti silahkan membawa bukti bukti keabsahan alas hak tanah masing masing,” ujar Paul.

Sebelum diterima di Komisi 4, terlebih dahulu warga menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Medan. .

Dalam aksi tersebut massa menyuarakan penolakan sekaligus mendesak Pemerintah Kota Medan segera menyelesaikan persoalan tersebut.

BACA JUGA :  Tolak Pasien UHC, DPRD Medan Minta Dinkes Tindak Tegas Rumah Sakit

Dikatakan, warga bahwa Gang Anggrek telah digunakan masyarakat sebagai akses jalan sejak 1956. Dikatakan warga bahwa jalan tersebut pernah dicor melalui program PNPM Mandiri pada 2014.

“Kami sangat keberatan adanya penembokan di Gang Anggrek karena ini fasilitas umum sebagai akses warga untuk pergi beribadah dan akses jalan bagi anak sekolah dan lainya,” kata warga.

(mdc/zan)