LABUHANBATU BARU – Misteri penemuan mayat laki-laki di Dusun Sei Lurus, Desa Tanjung Mangedar, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), mulai menemukan titik terang setelah dilakukan autopsi di RSUD Rantauprapat, Kabupaten Labuhanbatu, Minggu (25/10/2026).
Menurut Kapolsek kualuh leidong AKP Mangatas Samosir SH didampingi Kanit Resrim ipda Andi Fahri Hasibuan SH MH Mengatakan Berdasarkan hasil penyelidikan Unit Identifikasi (Inafis) Polres Labuhanbatu, korban diketahui bernama Hisar Lumbanbatu (43), seorang laki-laki yang berasal dari Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Autopsi dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB untuk mengetahui penyebab kematian korban yang sebelumnya ditemukan di wilayah Kecamatan Kualuh Hilir tersebut.
“Berdasarkan keterangan sementara dokter forensik, dr. Juliana Pasaribu, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, baik akibat benda tajam maupun benda tumpul,” paparnya.
Dari pemeriksaan tersebut, ditemukan banyak pasir pada saluran pernapasan korban, mulai dari bagian atas hingga ke bawah. Kondisi itu mengarah pada dugaan bahwa korban meninggal dunia akibat mati lemas karena terhambatnya oksigen masuk ke dalam tubuh.
Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil resmi pemeriksaan dokter forensik, yang menurut keterangan sementara akan diterbitkan dalam waktu sekitar satu minggu.
Lebih Lanjut dijelaskannya, setelah proses autopsi selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Penyerahan jenazah diterima oleh istri almarhum, Sarmaulina br. Marpaung.
Hingga hasil resmi autopsi diterbitkan, penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan secara final.
Pihak kepolisian sebelumnya telah melakukan penyelidikan terkait penemuan mayat tersebut. Hasil pemeriksaan forensik diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai penyebab kematian korban.
Masyarakat diimbau menunggu hasil resmi pemeriksaan dan tidak berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum seluruh fakta terungkap. (heri)
