Ketua DPRD Minta Walikota Medan Evaluasi Kinerja Direksi PD Pembangunan

Sumut249 Dilihat

MEDAN – DPRD meminta Walikota Medan Bobby Afif Nasution untuk mengevaluasi kinerja jajaran Direksi PD Pembangunan Kota Medan.

“Ini kita sampaikan agar menjadi perhatian serius sehubungan matinya seekor Harimau Sumatera di dalam kandang Kebun Binatang atau Medan Zoo yang dikelola PD Pembanguna Kota Medan,” ucap Ketua DPRD Medan, Hasyim kepada wartawan, Rabu (15/11/23), kemarin.

Tentunya keberadaan Medan Zoo yang merupakan kebanggaan warga Kota Medan, terkesan kurang mendapatkan perhatian Pembangunan Kota Medan selaku perusahaan BUMD milik Pemko Medan tersebut.

BACA JUGA :  Afri Rizki saat Sosper: Kecuali Urgent, Berobat di RS Harus Rujukan Puskesmas

Dari informasi yang diperoleh kondisi kebun binatang tersebut saat memprihatinkan, kata tak hanya harimau namun hewan yang berada dikandang terlihat kurus dan kondisi kandang yang tak terurus.

Dikatakan Hasyim lagi, hewan atau satwa yang ada di kebun binatang juga dilindungi sesuai Undang-undang No.5/1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Menurut Hasyim lagi, Perumda Pembangunan juga tidak mampu mengelola bisnis dan sosial. Sebab selain bisnis atau profit juga ada misi sosial dengan keberadaan kebun binatang itu.

BACA JUGA :  Komisi III DPRD Medan Imbau Supermarket Buat Batasan Produk Halal dan Non Halal

“Ini jangan kan profit, untuk menjaga makanan hewan hewan di kebun binatang saja PUD Pembangunan tidak sanggup malah ada yang mati. Itukan artinya Dirut PUD Pembangunan tidak mampu. Wali Kota Medan sudah harus segera memberikan perhatian serius terhadap kondisi Medan Zoo dan menempatkan orang yang mampu dan profesional mengelola kebun binatang tanpa harus menunggu pihak ketiga.

BACA JUGA :  Peralihan Pengelolaan LPJU, DPRD Medan: Dishub Harus Beri Pelayanan Lebih Baik

Seperti diketahui, baru baru ini dikabarkan seekor harimau Sumatera bernama erha berjenis jantan mati di dalam kandang baru baru ini. Diketahui harimau yang diketahui berusia 11 bulan itu mati dikarenakan sakit.

Pegawai Medan Zoo, mengatakan harimau Sumatera bernama Erha diketahui mengalami sakit sejak lima hari yang lalu, dan langsung ditangani oleh Tim Dokter Kebun Binatang.

Harimau Erha pun kemudian ditangani secara intensif, namun tidak berhasil di tolong.(red)