MEDAN – PT Jasa Raharja Wilayah Sumatera Utara berkolaborasi dengan RS Eshmun mengadakan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD), di Komplek CBD Polonia Medan pada Jumat (22/5). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman para driver ojol untuk melakukan penanganan korban kecelakaan lalu-lintas pada masa golden period.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Sub Bagian Pelayanan Ricky A U dan Petugas Pelayanan Budi YL Tobing, serta menghadirkan tim RS Eshmun sebagai pemateri utama dalam pelatihan. Para peserta yang terdiri dari para driver ojol Maxim diberikan pembekalan mengenai langkah-langkah penanganan awal pada kondisi gawat darurat, khususnya akibat kecelakaan lalu lintas.
Sebagai pihak yang memiliki mobilitas tinggi dan kerap berada di lokasi kejadian saat insiden terjadi, para driver Maxim dinilai memiliki peran strategis sebagai first responder (penolong pertama). Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali materi teoretis dan praktik langsung mengenai pen penanganan korban cedera, teknik evakuasi yang aman, hingga langkah-langkah koordinasi darurat dengan pihak medis dan Jasa Raharja.
Melalui sinergi ini, Jasa Raharja Sumatera Utara berharap dapat meminimalisir tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kegiatan ini menegaskan komitmen Jasa Raharja dalam menghadirkan perlindungan dasar sekaligus membangun ekosistem transportasi publik yang lebih aman dan tanggap darurat di wilayah Sumatera Utara. (Red)









