Pimpin PMS Langkat, Edi Bahagia Sinuraya Bertekad Hidupkan Adat dan Budaya Karo

News23 Dilihat

Stabat – Edi Bahagia Sinuraya resmi memimpin Persadaan Marga Silima (PMS) Kabupaten Langkat periode 2026–2031. Ia bersama jajaran pengurus dikukuhkan dalam sebuah acara pelantikan yang berlangsung di Jambur Marga Silima Stabat, Jalan Proklamasi, Kelurahan Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Rabu (30/9/2026).

Pengukuhan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Bupati Langkat Nomor 04/SK/IX/2026 tentang Pelantikan Pengurus Kabupaten dan Pengukuhan Pengurus Kecamatan PMS Kabupaten Langkat periode 2026–2031.

Dalam kepengurusan tersebut, Edi Bahagia Sinuraya didampingi Ganitra Sembiring SH sebagai Sekretaris dan Drs Pimanta Ginting Manik sebagai Bendahara. Sementara Koordinator Wilayah Langkat Hulu dipercayakan kepada Robby Deritawan Sitepu SE, Langkat Hilir kepada Karim Sembiring, dan Teluk Aru kepada Amir Ginting.

Pelantikan yang mengusung moto “Kam Kap Aku, Aku Kam Kap” itu turut dihadiri Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti SH, Anggota DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu SH, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Riki Antoni dan Edi Surahman Sinuraya, Ketua DPRD Langkat Sribana PA SE, jajaran Forkopimda, Sekdakab Langkat H Amril SSos MAP, para kepala perangkat daerah, camat, pimpinan organisasi etnis serta keluarga besar PMS.

BACA JUGA :  PKS: Ranperda Perubahan RPJMD Kota Medan Prioritaskan Pengendalian Banjir, UMKM dan Pendidikan

Kehadiran Plt Bupati Langkat bersama rombongan disambut tarian Karo pengarak-arak. Penyambutan tersebut sekaligus memperlihatkan kuatnya nilai seni dan budaya Karo yang menjadi bagian dari keberagaman masyarakat Kabupaten Langkat.

Ketua Panitia, Ir Antoni Ginting, mengatakan PMS Kabupaten Langkat saat ini telah memiliki kepengurusan di 23 kecamatan.

Menurutnya, keberadaan PMS diharapkan tidak hanya menjadi wadah mempererat persaudaraan masyarakat Karo, tetapi juga menjadi ruang untuk menjaga, mengembangkan dan melestarikan adat serta budaya Karo di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Ketua Umum PMS Langkat periode 2026–2031, Edi Bahagia Sinuraya, menegaskan komitmennya untuk memperkuat organisasi hingga ke tingkat bawah.

“Kami siap mengibarkan bendera PMS dari kecamatan sampai ke pelosok desa dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Langkat,” tegas Edi.

Ia menambahkan, PMS ke depan akan berupaya mengembangkan berbagai potensi adat istiadat yang ada dalam Marga Silima. Langkah tersebut dinilai penting agar budaya Karo tetap hidup, berkembang dan dikenal oleh generasi muda.

BACA JUGA :  Dame Duma: Medan Harus Lebih Maju dan Berkembang

“Sebagai organisasi kesukuan, PMS Langkat ke depan akan mengembangkan seluruh potensi adat istiadat yang ada di Marga Silima, sehingga budaya Karo tetap eksis di tengah perkembangan zaman,” ujarnya.

Anggota DPR RI Delia Pratiwi Br Sitepu mengapresiasi pelantikan kepengurusan PMS Langkat. Ia berharap PMS dapat terus menjadi wadah yang memperkuat persaudaraan, menjaga kelestarian budaya Karo serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.

Hal senada disampaikan Ketua DPRD Langkat Sribana PA. Ia menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kabupaten Langkat.

Sribana berharap PMS terus membangun komunikasi dan sinergi dengan pemerintah daerah maupun organisasi etnis lainnya untuk mendukung pembangunan Kabupaten Langkat.

Mewakili organisasi etnis di Kabupaten Langkat, Ketua MABMI Kabupaten Langkat Muhammad Suhaimi SSTP MSP, juga menegaskan komitmen organisasi-organisasi etnis untuk bersama-sama menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan daerah.

BACA JUGA :  15 Tahun Menanti, Bobby Nasution Jawab Keluhan Warga Bahorok

Sementara itu, Plt Bupati Langkat Tiorita Br Surbakti mengatakan, pelantikan PMS menjadi momentum penting untuk memperkuat pelestarian adat dan budaya, mempererat persaudaraan sekaligus meningkatkan kontribusi masyarakat dalam pembangunan.

“PMS merupakan salah satu kekayaan sosial dan budaya di Kabupaten Langkat. Nilai kebersamaan, gotong royong, musyawarah dan semangat persatuan menjadi modal sosial yang sangat berharga,” kata Tiorita.

Menurutnya, nilai-nilai budaya tersebut tidak cukup hanya dipertahankan, tetapi juga harus diwariskan kepada generasi muda agar tetap hidup dan berkembang di tengah perubahan zaman.

Tiorita berharap PMS dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan, memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan, terutama di bidang sosial, budaya, pendidikan, pemberdayaan masyarakat serta pelestarian kearifan lokal.

“Saya berharap pengurus terpilih dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Mari saling menghargai dan bersama-sama bersinergi membangun Langkat agar lebih maju,” ujarnya. (Rel)